Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Dapat Kenang-Kenangan Karikatur Humanis dari PWI Kepri

Friday, September 11, 2026

Wajib dibaca

NarasiKepri.com, Batam — Menjelang berakhirnya masa tugasnya di Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Eddwi Kurniyanto kembali mendapat kejutan dari mitra kerja yang selama ini menjalin komunikasi dan kerja sama dengannya.

Baca juga: Diduga Curi Motor di Batu Aji, Pria 18 Tahun Ditangkap Saat Menginap di Hotel Lubuk Baja

Momen tersebut terjadi pada Rabu pagi, 9 September 2026, ketika Eddwi mengikuti sesi foto bersama seluruh personel Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kepri di pelataran GOR 93MILANG. Di tengah kegiatan itu, sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri datang menemui Eddwi.

Rombongan tersebut dipimpin Ketua PWI Kepri Saibansyah Dardani, yang akrab disapa Saiban. Kedatangan para pengurus PWI bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa sebuah kenang-kenangan khusus untuk Eddwi berupa karikatur.

Karikatur tersebut mengambil inspirasi dari sebuah foto yang dinilai pengurus PWI Kepri mampu merepresentasikan sisi humanis Eddwi ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Karikatur yang Menggambarkan Sisi Humanis

Saibansyah mengatakan, pemilihan foto sebagai tema karikatur dilakukan karena momen tersebut dianggap memperlihatkan karakter Eddwi yang dekat dengan masyarakat.

“Kami buat karikatur ini dengan mengambil tema dari salah satu foto yang kami nilai sangat menggambarkan kedekatan dan sisi humanis seorang Perwira Menengah Polri yang cukup dikenal masyarakat Kepri saat ini yakni Kombes Eddwi,” kata Saibansyah.

Menurut dia, pesan yang ingin disampaikan melalui karikatur tersebut bukan sekadar menggambarkan sosok seorang pejabat kepolisian, melainkan bagaimana Eddwi berinteraksi secara langsung dengan masyarakat tanpa sekat.

Foto yang menjadi inspirasi karikatur memperlihatkan Eddwi sedang berbincang santai dengan seorang pedagang asongan di salah satu persimpangan di Kota Batam.

Baca Juga :  Anggota DPRD Batam MR Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan

Bagi pengurus PWI Kepri, interaksi sederhana tersebut justru memiliki makna tersendiri. Seorang pejabat kepolisian terlihat tidak canggung berbicara dengan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang santai.

“Simple tapi dapat dilihat bagaimana sosok Kombes Eddwi ini mau terjun langsung ke masyarakat dan memperlakukan masyarakat dengan cara yang sangat humanis seperti itu,” ujar Saibansyah.

Momen Terjadi Saat Kegiatan di Batam Center

Eddwi kemudian mengungkap cerita di balik foto yang diabadikan menjadi tema karikatur tersebut.

Menurutnya, momen itu terjadi beberapa waktu sebelumnya di kawasan Batam Center. Ketika itu, Eddwi bersama sejumlah personel Bidpropam Polda Kepri tengah menjalankan kegiatan di kawasan tersebut.

Di tengah perjalanan, perhatian Eddwi tertuju kepada sejumlah pedagang asongan yang berada di sekitar persimpangan.

Ia kemudian meminta pengemudinya menghentikan kendaraan. Eddwi selanjutnya menghampiri dan mengajak beberapa pedagang asongan berbincang, termasuk seorang ibu yang kemudian menjadi objek dalam foto yang digunakan sebagai inspirasi karikatur.

“Waktu itu saya melihat ada pedagang asongan, saya langsung suruh sopir berhenti. Saya panggil beberapa pedagang asongan di situ, termasuk ibu yang dalam foto karikatur itu. Saya ajak ngobrol,” tutur Eddwi.

Percakapan tersebut, menurut Eddwi, tidak hanya sebatas menyapa atau berbasa-basi. Ia juga ingin mendengar langsung pandangan masyarakat mengenai kondisi kepolisian, termasuk bagaimana masyarakat melihat keberadaan dan pelayanan Polda Kepri.

Tak Sekadar Berbincang, Dagangan Pedagang Diborong

Dalam kesempatan tersebut, Eddwi juga membeli dagangan para pedagang asongan yang ditemuinya.

Ia bahkan meminta para ibu pedagang tersebut untuk pulang dan beristirahat setelah dagangan mereka dibeli.

“Waktu itu saya beli, saya borong semua dagangannya. Saya suruh pulang istirahat saja ibu-ibunya itu,” kata Eddwi.

Baca Juga :  Ir. Suryanto Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Alumni Politeknik Negeri Padang DPW Kepri 2024-2029

Cerita tersebut sekaligus menjelaskan konteks foto yang kemudian diabadikan dalam bentuk karikatur oleh PWI Kepri. Momen yang berlangsung secara spontan tersebut justru menjadi salah satu kenangan yang dianggap berkesan oleh para insan pers di Kepulauan Riau.

Simbol Kedekatan Polisi dan Insan Pers

Penyerahan karikatur tersebut juga menjadi bagian dari hubungan yang selama ini terjalin antara Eddwi dan kalangan pers di Kepri.

Bagi PWI Kepri, pemberian karikatur bukan hanya sebuah cendera mata menjelang berakhirnya masa tugas Eddwi di Polda Kepri, tetapi juga menjadi simbol hubungan baik antara kepolisian dan insan pers.

Pertemuan itu kemudian berlanjut dalam suasana yang lebih santai di ruang kerja Eddwi. Para pengurus PWI Kepri bersama Eddwi menikmati kopi sanger, yang dalam kesempatan tersebut dimaknai sebagai singkatan dari “saling ngerti”.

Tradisi ngopi bersama tersebut disebut menjadi salah satu cara Eddwi membangun komunikasi dan menjaga hubungan dengan berbagai pihak yang menjadi mitra kerja selama dirinya menjalankan tugas di Polda Kepri.

Suasana sederhana itu sekaligus menjadi penutup pertemuan yang sarat dengan nuansa silaturahmi. Sebuah karikatur, secangkir kopi, dan cerita tentang pertemuan dengan pedagang asongan menjadi bagian dari kenangan yang menyertai perjalanan tugas Eddwi Kurniyanto di Kepulauan Riau. BJP

Lebih Banyak Artikel

- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru