NarasiKepri.com, Batam – Kericuhan terjadi di arena Gelanggang Permainan (Gelper) Sky 88 yang berlokasi di Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis (13/11/2025). Seorang pria yang belum diketahui identitasnya menjadi korban pengeroyokan setelah diduga mengamuk akibat terus-menerus kalah saat bermain judi.
Seorang pengunjung Gelper Sky 88 di Batam dilarikan ke rumah sakit setelah diduga dianiaya empat petugas keamanan usai mengamuk karena kalah judi.
Menurut keterangan saksi bernama Novan, korban saat itu tengah bermain mesin jackpot dan mengalami kekalahan berulang kali. Kekesalan yang memuncak membuat korban meminta uang yang telah dia habiskan selama bermain dikembalikan oleh pihak pengelola.
“Korban main judi di situ, kalah terus, lalu ngamuk minta uangnya dikembalikan,” ujar Novan, Sabtu (15/11/2025).
Setelah tuntutannya tidak dikabulkan, korban kemudian mengacak-acak beberapa mesin permainan di lokasi. Aksi tersebut membuat empat petugas keamanan Gelper turun tangan untuk menghentikannya. Namun, tindakan pengamanan itu justru berujung pada dugaan penganiayaan.
“Waktu itu ada satu orang dianiaya oleh empat petugas keamanan,” kata Novan.
Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa korban diduga mengalami patah tulang rusuk. Situasi semakin memanas ketika istri korban datang ke lokasi dan sempat meluapkan kemarahan karena tidak terima suaminya diperlakukan dengan kekerasan.
“Sampai patah tulang rusuk. Istrinya datang dan ngamuk karena tidak terima suaminya dianiaya,” tambah Novan.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Narasikepri masih berupaya menghubungi Polsek Lubuk Baja untuk meminta konfirmasi terkait insiden kericuhan tersebut. Pesan singkat yang dikirim belum mendapat respons.
(RZ)


